Jay Idzes Sabet Pemain Terbaik Laga Serie A, Aksi Gemilang Bek Timnas Indonesia Bungkam Fiorentina di Artemio Franchi
JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – Jay Idzes sabet pemain terbaik laga Serie A pekan ke-34 setelah tampil gemilang membela Sassuolo di markas Fiorentina. Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu meraih trofi Panini Player of the Match dari Lega Serie A. Penghargaan itu resmi ditetapkan usai laga Fiorentina vs Sassuolo di Stadion Artemio Franchi, Minggu 26 April 2026 malam WIB. Sassuolo mencuri satu poin berharga dari kandang La Viola dengan hasil imbang 0-0.
Jay Idzes sabet pemain terbaik ini menjadi yang pertama bagi pemain berusia 25 tahun itu di Serie A musim 2025/2026. Pencapaian ini mengukuhkan Idzes sebagai bek tengah paling konsisten di liga bergengsi Italia. Penghargaan ini juga membuktikan pemain berdarah Indonesia mampu bersinar di level tertinggi sepak bola Eropa.
Laga di Artemio Franchi berlangsung sangat ketat dengan Fiorentina mendominasi jalannya permainan. Tuan rumah melepaskan 16 tembakan sepanjang pertandingan. Namun tidak satu pun menembus gawang Sassuolo yang Idzes kawal bersama Tarik Muharemovic. Pertahanan solid Neroverdi menjadi fondasi utama hasil imbang yang berharga ini.
Jay Idzes Sabet Pemain Terbaik dengan Statistik yang Mengagumkan

Sumber gambar : inilah.com
Jay Idzes sabet pemain terbaik bukan tanpa alasan kuat. Data SofaScore mencatat penampilan luar biasa bek bertinggi 191 cm itu sepanjang 90 menit. Idzes mencatatkan tujuh sapuan bola dan dua blok tembakan. Ia juga memenangkan dua duel dalam pertandingan penuh intensitas itu.
Yang paling mencolok adalah akurasi umpan Idzes yang mencapai 96 persen. Angka fantastis itu menunjukkan ketenangan Idzes dalam mendistribusikan bola meski di bawah tekanan. Kemampuan membangun serangan dari belakang membedakannya dari bek-bek kebanyakan di Serie A.
Media Italia kompak memberikan penilaian tinggi usai laga. WhoScored memberikan rating 7,0 kepada kapten Timnas Indonesia itu. Tuttomercatoweb memuji Idzes “terbukti menentukan” dan “tidak memberi ruang kepada Gudmundsson.”
Jay Idzes Sabet Pemain Terbaik Usai Hadang Serangan Bertubi-tubi Fiorentina
Pertandingan di Artemio Franchi menyajikan intensitas tinggi sejak peluit pertama. Fiorentina langsung membangun tekanan lewat serangan sayap dan umpan terobosan. Sassuolo mengandalkan pertahanan kompak dengan Idzes sebagai komandan lini belakang.
Peluang emas Fiorentina hampir berbuah gol di menit ke-11. Ulisses Garcia melepaskan sepakan keras yang masih bisa kiper David de Gea gagalkan. Ancaman dari Dodo dan sundulan Ranieri juga datang silih berganti. Namun Idzes selalu hadir di posisi tepat untuk memblok sebelum ancaman itu berubah menjadi gol.
Memasuki babak kedua, Gudmundsson mendapat peluang emas di menit ke-50. Idzes kembali tampil sebagai tembok tak terpecahkan. Setiap kali Gudmundsson masuk ke kotak penalti, Idzes sudah lebih dulu menutup ruang. Konsistensi itu yang membuat Lega Serie A menobatkannya sebagai pemain terbaik laga.
Konsistensi Luar Biasa Jay Idzes yang Layak Sabet Pemain Terbaik Musim Ini
Penghargaan Panini Player of the Match yang Jay Idzes sabet ini bukan datang tiba-tiba. Ini buah dari konsistensi luar biasa selama satu musim penuh bersama Sassuolo. Idzes hanya absen satu kali di pekan pertama. Setelah itu ia tampil penuh dalam 33 pertandingan beruntun di Serie A.
Data Transfermarkt menempatkan Idzes di peringkat kesembilan pemain dengan durasi terlama di Serie A musim ini. Total 2.880 menit ia habiskan di lapangan. Ia hanya kalah dari enam kiper reguler dan dua bek lainnya. Angka itu membuktikan betapa vitalnya peran Idzes bagi Sassuolo.
Pelatih Fabio Grosso tidak pernah meragukan kapasitas Idzes sejak hari pertama. Dalam pola 4-3-3 racikannya, Idzes selalu berduet dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan. Harga pasar Idzes kini menyentuh Rp173,82 miliar — tertinggi di antara pemain Indonesia manapun saat ini.
Pengakuan Serie A untuk Pemain Kebanggaan Timnas Indonesia
Trofi Panini Player of the Match yang Jay Idzes sabet malam ini membawa kebanggaan bagi seluruh pendukung sepak bola Indonesia. Penghargaan resmi dari Lega Serie A ini membuktikan pemain Indonesia bukan sekadar pelengkap. Idzes hadir sebagai pemain yang menentukan dan diakui liga tempat ia berkarier.
Akun Instagram resmi Sassuolo langsung mengonfirmasi penghargaan yang Jay Idzes sabet ini dengan bangga. Rekan-rekan Idzes menyambut antusias karena Armand Lauriente sudah lebih dulu meraih penghargaan serupa. Kini giliran Idzes membuktikan bek asal Indonesia pun layak diakui di panggung Serie A.
Di level tim nasional, Idzes meraih Men’s Player of the Year di PSSI Awards 2026. Kombinasi prestasi di klub dan timnas memperkuat posisinya sebagai pemain Indonesia terbaik saat ini. Sassuolo kini di posisi ke-10 dengan 46 poin dan aman dari degradasi.
Kesimpulan
Jay Idzes sabet pemain terbaik Serie A untuk pertama kalinya musim ini. Tujuh sapuan, dua blok, dan akurasi umpan 96 persen menjadi bukti nyata kelayakannya. Indonesia patut bangga — Idzes bukan sekadar bermain di Serie A, ia bersinar dan diakui di liga paling bergengsi Italia.
Pantau terus Incaberita untuk mendapatkan perkembangan terbaru seputar karier Jay Idzes dan kiprah pemain Indonesia di pentas sepak bola Eropa.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Liga Italia
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Kekalahan Madura United vs Dewa United 1-2: Brace Ricky Kambuaya Tenggelamkan Laskar Sape Kerrab ke Zona Degradasi
