Juventus vs Pisa 4-0: Si Nyonya Tua Bangkit di Turin
JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – Juventus vs Pisa berakhir dengan skor telak 4-0 dalam laga pekan ke-28 Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Turin, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi jawaban tegas La Vecchia Signora atas rentetan hasil buruk yang membayangi mereka dalam empat pekan terakhir.
Babak pertama berlangsung tanpa gol karena Pisa bermain sangat defensif. Baru di babak kedua I Bianconeri meledak dengan empat gol. Andrea Cambiaso membuka keunggulan di menit ke-54, lalu Khephren Thuram pada menit ke-65, Kenan Yildiz pada menit ke-75, dan Jeremie Boga menutup pesta gol di menit 90+3.
Berkat tiga poin ini, Juventus mengemas 50 poin dan kini berada di posisi keenam klasemen sementara Serie A. Sementara itu, Pisa semakin terjepit di dasar klasemen dengan 15 poin dan nyaris dipastikan kembali turun ke Serie B musim depan.
Situasi Kedua Tim Sebelum Juventus vs Pisa

Sumber gambar : sport.detik.com
Juventus memasuki laga ini dengan kondisi yang jauh dari ideal. I Bianconeri hanya meraih dua poin dari empat laga terakhir di Serie A, melewati dua kekalahan dan dua hasil imbang. Pertandingan terakhir mereka melawan AS Roma berakhir dramatis 3-3, di mana tim sempat tertinggal dua gol sebelum bangkit di menit-menit akhir.
Posisi Juventus pun tergeser oleh Como dan AS Roma dalam perebutan zona Liga Champions. Kabar baiknya, Manuel Locatelli kembali tersedia setelah menjalani hukuman larangan bermain. Berikut kondisi skuad I Bianconeri jelang laga ini:
- Pertama, Manuel Locatelli kembali mengisi lini tengah setelah absen karena akumulasi kartu.
- Kedua, Jonathan David dipercaya sebagai ujung tombak utama menggantikan Dusan Vlahovic yang belum pulih dari cedera.
- Ketiga, Francisco Conceicao dan Kenan Yildiz disiapkan sebagai penggerak serangan dari kedua sisi lapangan.
Di sisi lain, Pisa SC datang ke Turin dalam kondisi sangat memprihatinkan. Tim asuhan Oscar Hiljemark tidak meraih kemenangan dalam 16 pertandingan Serie A berturut-turut. Tiga pemain penting juga dipastikan absen karena cedera, yaitu Daniel Denoon, Isak Vural, dan Simone Scuffet.
Babak Pertama Juventus vs Pisa Berakhir Tanpa Gol
Jalannya Juventus vs Pisa di babak pertama berlangsung mengecewakan dari sudut pandang tuan rumah. Pisa memilih bermain sangat defensif dengan menumpuk pemain di lini belakang sambil menunggu peluang serangan balik. Strategi catenaccio ala tim tamu cukup berhasil membendung gempuran awal skuad Spalletti.
I Bianconeri menciptakan beberapa peluang melalui Khephren Thuram dan Francisco Conceicao. Upaya tersebut belum mampu membobol gawang Pisa yang dijaga dengan disiplin tinggi. Mattia Perin tidak terlalu banyak mendapat pekerjaan karena tim tamu lebih memilih bertahan dalam.
Skor 0-0 di babak pertama sempat membuat suporter Allianz Stadium mulai khawatir. Rentetan hasil kurang memuaskan membuat tekanan semakin besar bagi La Vecchia Signora. Spalletti pun melakukan evaluasi mendalam selama jeda untuk mencari solusi taktis.
Babak Kedua Juventus vs Pisa: Empat Gol Bianconeri
Babak kedua Juventus vs Pisa langsung berubah wajah. I Bianconeri keluar dari ruang ganti dengan intensitas jauh lebih tinggi dan pressing yang lebih agresif. Pertahanan Pisa yang tadinya cukup kokoh mulai tertekan dan akhirnya jebol satu per satu.
Gol pertama lahir pada menit ke-54 melalui sundulan Andrea Cambiaso. Berawal dari umpan terobosan Francisco Conceicao kepada Kenan Yildiz di sisi kanan, Yildiz mengirimkan umpan silang ke tiang jauh yang diselesaikan Cambiaso dengan sundulan terarah. Gol itu seolah membuka pintu air bagi tuan rumah.
Sembilan menit berselang, Khephren Thuram menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Bola muntah dari tembakan Manuel Locatelli yang mengenai tiang gawang langsung disambar Thuram dengan cepat. Pada menit ke-75, Kenan Yildiz menambah keunggulan menjadi 3-0 setelah menerima umpan matang dari Conceicao. Jeremie Boga menutup pesta gol di menit 90+3 dengan memanfaatkan umpan Locatelli untuk memastikan kemenangan telak 4-0.
Analisis Taktik dan Pemain Kunci Laga Ini
Luciano Spalletti melakukan penyesuaian taktik yang tepat di babak kedua. Intensitas pressing ditingkatkan dan lebar lapangan lebih dimanfaatkan lewat pergerakan aktif Conceicao dan Yildiz di kedua sisi. Kehadiran Locatelli memberikan ketenangan dan kreativitas di lini tengah La Vecchia Signora.
Berikut daftar pencetak gol I Bianconeri dalam kemenangan 4-0 ini:
- Pertama, Andrea Cambiaso mencetak gol pembuka lewat sundulan pada menit ke-54 setelah menerima umpan silang Kenan Yildiz.
- Kedua, Khephren Thuram menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-65 lewat bola muntah dari tembakan Locatelli.
- Ketiga, Kenan Yildiz memperjauh keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-75 lewat tembakan dari dalam kotak penalti.
- Terakhir, Jeremie Boga memastikan kemenangan menjadi 4-0 pada menit ke-90+3 lewat umpan terarah dari Locatelli.
Kenan Yildiz tampil sebagai pemain paling menonjol dalam laga ini. Pemain muda asal Turki itu terlibat langsung dalam tiga gol, baik sebagai pencetak gol maupun pengumpan kunci. Di kubu Pisa, tidak ada pemain yang menonjol karena skuad Hiljemark secara keseluruhan tampil pasif dan kalah kelas.
Dampak Klasemen Serie A Usai Juventus vs Pisa
Hasil Juventus vs Pisa ini membawa La Vecchia Signora mengumpulkan 50 poin dan berada di posisi keenam klasemen. Jarak satu angka memisahkan I Bianconeri dari Como di posisi kelima. Peluang menembus empat besar dan merebut tiket Liga Champions musim depan masih sangat terbuka.
Berikut posisi terkini klasemen Serie A setelah pekan ke-28:
- Pertama, Inter Milano memimpin dengan 67 poin dari 28 laga.
- Kedua, AC Milan menguntit di posisi dua dengan 57 poin.
- Ketiga, SSC Napoli berada di posisi tiga dengan 56 poin.
- Keempat, AS Roma dan Como saling bersaing di posisi empat dan lima dengan 51 poin.
- Terakhir, Juventus berada di posisi enam dengan 50 poin, hanya terpaut satu angka dari zona Liga Champions.
Di sisi lain, kekalahan 0-4 ini semakin memperdalam krisis Pisa. Dengan 15 poin dari 28 laga, tim asal Tuscany itu hampir pasti akan kembali terdegradasi ke Serie B musim depan.
Kesimpulan
Juventus vs Pisa menjadi laga pemulihan penting bagi La Vecchia Signora di tengah musim yang penuh tekanan. Kemenangan 4-0 ini membuktikan bahwa skuad Spalletti memiliki kualitas untuk bangkit setelah periode sulit. Kontribusi kolektif dari Cambiaso, Thuram, Yildiz, dan Boga menunjukkan kedalaman I Bianconeri yang sesungguhnya.
Perhatian kini beralih ke Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan yang digelar Senin dini hari WIB. Hasil laga tersebut akan sangat menentukan peta persaingan di papan atas Serie A. Pantau terus perkembangan terkini Liga Italia hanya di Incaberita.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Liga Italia
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Manchester City: Rahasia Sukses Taktik Guardiola Terungkap!
