Juli 26, 2026

INCABERITA Olahraga

Portal Berita Olahraga Terkini dan Terpercaya

Spanyol Vs Belgia Piala Dunia 2026: Gol Penentu Mikel Merino Bawa Timnas Spanyol Melaju ke Semifinal

Spanyol Singkirkan Belgia 2-1, Gol Telat Mikel Merino Antar La Roja ke Semifinal Piala Dunia 2026

JAKARTA, incaberita.co.id – Spanyol Vs Belgia pada perempat final Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan dramatis 2-1 untuk La Roja. Duel di Los Angeles Stadium, Sabtu 11 Juli 2026 pukul 02.00 WIB, berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Fabián Ruiz membawa Spanyol unggul pada menit ke-30. Belgia membalas lewat sundulan Charles De Ketelaere pada menit ke-41, sebelum Mikel Merino mencetak gol kemenangan pada menit ke-88.

Kemenangan Spanyol atas Belgia mengantarkan La Roja ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjuarai turnamen tersebut pada edisi 2010. Di babak empat besar, Spanyol akan berhadapan dengan Prancis yang sebelumnya mengatasi Maroko dengan skor 2-0.

Spanyol Vs Belgia Berlangsung Ketat Sejak Awal

Spanyol Vs Belgia Piala Dunia 2026: Gol Telat Mikel Merino Antar La Roja ke Semifinal

Sumber gambar : sport.detik.com

Spanyol langsung mencoba menguasai pertandingan melalui sirkulasi bola cepat dan pergerakan para gelandang. Belgia merespons dengan organisasi pertahanan yang rapat sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.

La Roja kesulitan mendapatkan ruang pada awal pertandingan. Belgia menjaga jarak antarlini dengan baik dan berusaha membatasi pergerakan pemain kreatif Spanyol di depan kotak penalti.

Meski begitu, tekanan Spanyol perlahan mulai menghasilkan peluang. Dani Olmo melepaskan tembakan yang mampu digagalkan Thibaut Courtois, tetapi bola muntah jatuh ke arah Fabián Ruiz.

Gelandang Spanyol itu langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dan membawa La Roja unggul 1-0 pada menit ke-30. Gol tersebut menjadi hasil dari tekanan konsisten Spanyol yang terus memaksa Belgia bertahan.

De Ketelaere Kembali Jadi Andalan Belgia

Belgia tidak kehilangan kepercayaan diri setelah tertinggal. Mereka mulai bermain lebih berani dan meningkatkan intensitas serangan dari kedua sisi lapangan.

Usaha tersebut menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-41. Timothy Castagne mengirimkan umpan silang ke kotak penalti, kemudian Charles De Ketelaere menyelesaikannya dengan sundulan.

Gol De Ketelaere membuat skor berubah menjadi 1-1 menjelang turun minum. Gol tersebut juga menjadi kebobolan pertama Spanyol selama perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Charles De Ketelaere kembali menjadi sosok berpengaruh setelah sebelumnya memborong dua gol saat Belgia menundukkan Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar. Mobilitas serta kecerdasannya dalam mencari celah berulang kali memaksa lini belakang Spanyol bekerja keras.

Duel Lini Tengah Menentukan Arah Pertandingan

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin terbuka. Spanyol tetap mengandalkan penguasaan bola, sedangkan Belgia mencoba memanfaatkan ruang yang muncul ketika La Roja menaikkan garis pertahanan.

Kedua tim tidak mendapatkan banyak peluang bersih karena pertarungan lini tengah berlangsung sangat ketat. Spanyol berusaha mempertahankan tempo, tetapi Belgia mampu mengganggu aliran bola melalui pressing dan duel fisik.

Beberapa faktor yang membuat pertandingan berjalan seimbang antara lain:

  • Spanyol lebih dominan dalam penguasaan bola.
  • Belgia tampil disiplin saat bertahan.
  • Kedua tim mampu memutus serangan sebelum masuk ke area berbahaya.
  • Transisi cepat Belgia beberapa kali mengancam pertahanan Spanyol.
  • La Roja tetap sabar meski kesulitan menciptakan peluang terbuka.

Situasi tersebut membuat pertandingan tampak berpeluang berlanjut ke babak tambahan. Namun satu momen pada akhir laga mengubah semuanya.

Cedera Courtois Jadi Pukulan Berat bagi Belgia

Belgia menghadapi masalah besar ketika Thibaut Courtois mengalami cedera pada babak kedua. Penjaga gawang utama Belgia itu mengalami masalah pada bagian atas kaki kirinya saat melakukan penyelamatan.

Courtois sempat mencoba melanjutkan pertandingan, tetapi akhirnya harus meninggalkan lapangan. Senne Lammens masuk menggantikannya.

Kehilangan Courtois menjadi pukulan besar karena kiper tersebut tampil penting sepanjang pertandingan. Ia beberapa kali menggagalkan peluang Spanyol dan menjaga Belgia tetap berada dalam persaingan.

Belgia juga sudah menghadapi masalah kebugaran sebelum pertandingan. Youri Tielemans tidak bisa bermain setelah mengalami masalah saat pemanasan, sedangkan beberapa pemain penting lainnya juga menghadapi cedera sepanjang turnamen.

Mikel Merino Cetak Gol Kemenangan

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke extra time, Mikel Merino muncul sebagai pahlawan Spanyol.

Pada menit ke-88, Spanyol kembali melepaskan serangan ke area pertahanan Belgia. Senne Lammens gagal mengamankan bola dengan sempurna setelah menghadapi tembakan dari luar kotak penalti.

Merino bergerak cepat menyambut bola muntah dan mengirimkannya ke dalam gawang. Gol tersebut membawa Spanyol kembali unggul 2-1 ketika waktu pertandingan hampir habis.

Belgia mencoba membalas pada menit-menit terakhir. Romelu Lukaku mendapat kesempatan, tetapi upayanya belum mampu mengubah hasil pertandingan.

Spanyol akhirnya mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang. Merino sekali lagi menjadi penentu setelah sebelumnya juga mencetak gol kemenangan ketika La Roja menyingkirkan Portugal di babak 16 besar.

Analisis Taktik Spanyol Vs Belgia

Spanyol memenangkan pertandingan karena mampu menjaga kesabaran. La Roja tidak mengubah pendekatan secara terburu-buru meski Belgia terus memberikan tekanan.

Mereka tetap memainkan bola dari satu sisi ke sisi lain untuk menarik pertahanan Belgia keluar dari bentuk idealnya. Ketika ruang sulit ditemukan, para pemain Spanyol mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Strategi tersebut ikut berperan dalam terciptanya dua gol Spanyol. Gol Fabián Ruiz dan Mikel Merino sama-sama berawal dari bola muntah setelah penjaga gawang Belgia gagal mengamankan tembakan pertama.

Kunci kemenangan Spanyol meliputi:

  • Kesabaran dalam membangun serangan.
  • Kemampuan menjaga kontrol lini tengah.
  • Reaksi cepat terhadap bola kedua.
  • Kedalaman skuad yang memberi dampak dari bangku cadangan.
  • Konsentrasi tinggi pada menit-menit akhir.

Belgia sebenarnya menjalankan strategi yang cukup efektif. Mereka mampu menutup ruang, menyerang cepat, dan membuat Spanyol kebobolan untuk pertama kalinya di turnamen.

Namun cedera Courtois dan kegagalan mengantisipasi bola kedua menjadi faktor yang akhirnya merugikan Setan Merah.

Belgia Tersingkir Setelah Perjalanan Impresif

Belgia harus mengakhiri perjalanan di perempat final meski sempat menunjukkan performa meyakinkan sepanjang turnamen.

Mereka datang ke laga Spanyol Vs Belgia setelah mengalahkan Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar. De Ketelaere menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam perjalanan Setan Merah.

Namun menghadapi Spanyol, Belgia tidak mampu mempertahankan skor imbang hingga akhir pertandingan. Gol telat Merino menjadi pukulan yang sulit mereka balas karena waktu tersisa sangat sedikit.

Meski tersingkir, Belgia tetap menunjukkan bahwa generasi baru mereka punya potensi besar. De Ketelaere dan sejumlah pemain muda mampu mengambil peran penting dalam skuad yang sedang mengalami perubahan.

Spanyol Tantang Prancis di Semifinal

Kemenangan tersebut memastikan langkah Spanyol ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Selanjutnya, La Roja akan berhadapan dengan Prancis dalam duel sengit antar dua kekuatan besar Eropa.

Prancis datang dengan lini depan yang sangat berbahaya. Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé menjadi penentu ketika Les Bleus mengalahkan Maroko 2-0 di perempat final.

Spanyol harus memperbaiki beberapa hal sebelum menghadapi Prancis. La Roja perlu lebih berhati-hati ketika kehilangan bola karena Les Bleus sangat berbahaya dalam situasi transisi.

Beberapa perhatian utama Spanyol menjelang semifinal:

  • Menjaga ruang di belakang garis pertahanan.
  • Mengurangi kehilangan bola di area tengah.
  • Meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
  • Mengantisipasi kecepatan para penyerang Prancis.
  • Mempertahankan ketenangan dalam pertandingan bertekanan tinggi.

Pertemuan Spanyol dan Prancis diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di Piala Dunia 2026.

Kesimpulan

Spanyol Vs Belgia berakhir dengan kemenangan dramatis 2-1 untuk La Roja. Fabián Ruiz membuka keunggulan pada menit ke-30, sebelum Charles De Ketelaere menyamakan skor menjelang turun minum.

Ketika pertandingan hampir memasuki babak tambahan, Mikel Merino mencetak gol kemenangan pada menit ke-88. Gol tersebut memastikan Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010.

Skor akhir: Spanyol 2-1 Belgia.

La Roja selanjutnya menghadapi Prancis di semifinal, sementara perjalanan Belgia harus berakhir di babak delapan besar.

Pantau terus Incaberita untuk mendapatkan jadwal semifinal, hasil pertandingan terbaru, dan analisis lengkap Piala Dunia 2026.

Baca juga konten dengan artikel liga favoritmu hanya di  Piala Dunia 2026

Author