Prancis Vs Maroko Piala Dunia 2026: Mbappe dan Dembele Antar Les Bleus ke Semifinal
JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – Prancis Vs Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Les Bleus. Pertandingan yang berlangsung Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.00 WIB itu berjalan ketat sebelum Prancis memecah kebuntuan pada babak kedua.
Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele tampil sebagai pahlawan kemenangan Prancis. Mbappe memecah kebuntuan pada menit ke-60, sebelum Dembele menambah gol enam menit berselang. Kemenangan ini mengantar Les Bleus menjadi tim pertama yang mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026.
Laga Prancis Vs Maroko juga kembali menghadirkan hasil yang sama seperti pertemuan kedua tim pada semifinal Piala Dunia 2022. Empat tahun lalu, Prancis juga menang dengan skor 2-0. Kali ini, perjalanan Singa Atlas berakhir pada babak perempat final.
Prancis Vs Maroko Berjalan Ketat pada Babak Pertama

Sumber gambar : padek.jawapos.com
Prancis langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Les Bleus mengandalkan penguasaan bola, pergerakan cepat dari sisi sayap, dan tekanan tinggi untuk memaksa Maroko bertahan lebih dalam.
Namun Maroko tidak mudah kehilangan bentuk permainan. Singa Atlas mempertahankan blok pertahanan yang rapat dan menutup ruang di depan kotak penalti. Pendekatan tersebut membuat Prancis kesulitan menciptakan peluang bersih pada babak pertama.
Maroko juga beberapa kali mencoba keluar melalui serangan balik. Kecepatan pemain sayap dan kemampuan mereka memindahkan bola dengan cepat sempat membuat lini belakang Prancis bekerja keras.
Peluang besar Prancis datang dari titik penalti. Mbappe maju sebagai eksekutor, tetapi Yassine Bounou berhasil menggagalkan tendangannya. Penyelamatan tersebut menjaga skor tetap imbang hingga turun minum dan memberi harapan besar kepada Maroko.
Mbappe Bangkit Setelah Gagal Penalti
Kegagalan mengeksekusi penalti tidak membuat Mbappe kehilangan kepercayaan diri. Kapten Prancis tersebut terus mencari ruang dan meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.
Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Mbappe melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang gagal dihentikan Bounou. Gol tersebut memecah kebuntuan sekaligus mengubah arah pertandingan.
Gol Mbappe memperlihatkan kekuatan mental sang pemain. Ia mampu bangkit setelah gagal dari titik penalti dan tetap menjadi sosok paling menentukan bagi Prancis.
Mbappe kini telah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026. Catatan tersebut membuatnya berada dalam persaingan teratas perebutan Sepatu Emas turnamen.
Dembele Pastikan Kemenangan Prancis
Maroko mencoba meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Namun keberanian mereka keluar menyerang justru menciptakan ruang bagi lini depan Prancis.
Pada menit ke-66, Ousmane Dembele mencetak gol kedua Les Bleus. Gol tersebut membuat posisi Prancis semakin nyaman dan memaksa Maroko mengambil risiko lebih besar.
Dembele tampil efektif dengan memanfaatkan ruang yang terbuka di depan pertahanan Singa Atlas. Golnya menjadi pukulan berat bagi Maroko karena datang hanya enam menit setelah gol pembuka Mbappe.
Setelah unggul 2-0, Prancis bermain lebih tenang. Mereka mengatur tempo, menjaga jarak antarlini, dan tidak memberi Maroko banyak kesempatan untuk kembali ke pertandingan.
Maroko Gagal Ulangi Keajaiban
Maroko datang ke perempat final dengan kepercayaan diri tinggi. Sebelumnya, mereka menyingkirkan Belanda lewat adu penalti pada Round of 32, kemudian mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar.
Perjalanan tersebut membuat Maroko kembali dianggap sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya. Organisasi pertahanan, disiplin taktik, dan keberanian menyerang menjadi kekuatan utama mereka.
Namun dalam laga Prancis Vs Maroko, Singa Atlas gagal menjaga intensitas selama 90 menit. Mereka mampu menahan Prancis pada babak pertama, tetapi kehilangan kendali setelah kebobolan.
Beberapa masalah Maroko dalam pertandingan ini meliputi:
- Kesulitan keluar dari tekanan Prancis.
- Terlalu dalam bertahan pada beberapa periode.
- Minim peluang bersih di depan gawang.
- Kehilangan ruang setelah mencoba bermain lebih menyerang.
- Gagal merespons dua gol cepat Prancis.
Meski tersingkir, perjalanan Maroko tetap layak mendapat apresiasi. Mereka kembali mencapai fase akhir turnamen dan membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika.
Analisis Taktik Prancis Vs Maroko
Prancis memenangkan pertandingan karena mampu menjaga kesabaran. Mereka tidak panik ketika penalti Mbappe gagal dan tetap mempertahankan struktur serangan.
Lini tengah Les Bleus berperan penting dalam menjaga dominasi. Prancis terus memindahkan bola untuk menarik pertahanan Maroko keluar dari posisinya. Ketika ruang mulai terbuka, Mbappe dan Dembele memanfaatkannya dengan sangat efektif.
Kunci kemenangan Prancis antara lain:
- Menjaga tekanan selama dua babak.
- Tidak kehilangan kontrol setelah gagal penalti.
- Memanfaatkan kualitas individu Mbappe.
- Menyerang ruang yang muncul setelah Maroko tertinggal.
- Mempertahankan konsentrasi di lini belakang.
Maroko memakai pendekatan defensif yang cukup efektif pada babak pertama. Namun mereka kesulitan ketika harus mengubah permainan setelah tertinggal. Tim yang sebelumnya nyaman menunggu serangan lawan harus keluar lebih tinggi, sehingga pertahanan mereka kehilangan kerapatan.
Kekhawatiran terhadap Kondisi Mbappe
Kemenangan Prancis juga menghadirkan sedikit kekhawatiran. Mbappe meninggalkan pertandingan setelah mengalami benturan pada pergelangan kaki.
Ia terlihat mendapat perawatan dan sempat memakai kompres es. Namun laporan awal menyebut situasinya kemungkinan hanya tindakan pencegahan. Mbappe juga terlihat masih bisa bergerak setelah pertandingan selesai.
Prancis tentu berharap kondisi pemain andalannya tidak serius. Peran Mbappe sangat penting, terutama karena Les Bleus akan menghadapi lawan yang lebih berat pada semifinal.
Prancis Menunggu Spanyol atau Belgia
Kemenangan atas Maroko membawa Prancis ke semifinal Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi pemenang pertandingan Spanyol Vs Belgia.
Kedua calon lawan memiliki karakter berbeda. Spanyol mengandalkan penguasaan bola dan organisasi permainan, sedangkan Belgia punya serangan cepat serta ketajaman pemain-pemain depannya.
Prancis memiliki waktu untuk mempersiapkan diri dan memantau kondisi Mbappe. Les Bleus juga datang ke semifinal dengan rekor kuat setelah selalu mampu menyelesaikan pertandingan tanpa harus melalui adu penalti.
Keberhasilan ini membuat Prancis mencapai setidaknya babak semifinal dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Mereka menjadi juara pada 2018, runner-up pada 2022, dan kini kembali berada di empat besar.
Kesimpulan
Prancis Vs Maroko berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Les Bleus. Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Kylian Mbappe memecah kebuntuan pada menit ke-60 dan Ousmane Dembele memastikan kemenangan enam menit kemudian.
Maroko sempat memberi perlawanan kuat, terutama berkat pertahanan disiplin dan penyelamatan penalti Yassine Bounou. Namun kualitas individu dan efektivitas Prancis menjadi pembeda pada babak kedua.
Skor akhir: Prancis 2-0 Maroko.
Prancis berhak melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang Spanyol Vs Belgia. Sementara itu, perjalanan Maroko berakhir setelah kembali menunjukkan performa membanggakan di panggung dunia.
Pantau terus Incaberita untuk mendapatkan jadwal semifinal, hasil pertandingan terbaru, dan analisis lengkap Piala Dunia 2026.
Baca juga konten dengan artikel liga favoritmu hanya di Piala Dunia 2026
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Babak 8 Besar Piala Dunia 2026: Jadwal Lengkap dan Duel Panas Menuju Semifinal
