Juli 26, 2026

INCABERITA Olahraga

Portal Berita Olahraga Terkini dan Terpercaya

France vs England Piala Dunia 2026: Duel Harga Diri untuk Merebut Posisi Ketiga

Duel Gengsi Dua Raksasa Eropa, France vs England Jadi Penutup Perebutan Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – France vs England akan menjadi pertandingan penutup bagi dua raksasa Eropa yang gagal mencapai final Piala Dunia 2026. Kedua tim bertemu dalam perebutan tempat ketiga di Miami Stadium, Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.

Prancis harus turun ke pertandingan ini setelah kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal. Les Bleus gagal membongkar permainan disiplin La Roja dan tidak mampu melanjutkan ambisi mereka untuk kembali tampil di laga puncak.

Inggris mengalami nasib serupa. The Three Lions kalah 1-2 dari Argentina dalam pertandingan semifinal yang ketat. Hasil tersebut memupus harapan Inggris untuk mencapai final Piala Dunia pertama sejak menjadi juara pada 1966.

Walaupun bukan pertandingan yang diinginkan kedua tim, France vs England tetap menawarkan gengsi besar. Posisi ketiga, kebanggaan nasional, serta kesempatan menutup turnamen dengan kemenangan menjadi taruhan utama.

France vs England Jadi Ujian Mental setelah Kegagalan di Semifinal

France vs England Piala Dunia 2026: Duel Harga Diri untuk Merebut Posisi Ketiga

Sumber gambar : espn.com

Pertandingan perebutan tempat ketiga selalu menghadirkan tantangan psikologis. Kedua tim baru saja kehilangan kesempatan bermain di final dan hanya memiliki waktu singkat untuk memulihkan kondisi mental.

Prancis datang setelah mencatat perjalanan yang cukup solid. Mereka memenangi seluruh pertandingan fase grup, lalu menyingkirkan Swedia, Paraguay, dan Maroko sebelum dihentikan Spanyol.

Inggris juga menunjukkan ketangguhan sepanjang turnamen. Pasukan Thomas Tuchel melewati RD Kongo, Meksiko, dan Norwegia pada fase gugur sebelum kalah dari Argentina.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa France vs England mempertemukan dua tim dengan kualitas besar. Namun hasil pertandingan kemungkinan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemain mengembalikan motivasi setelah kekecewaan semifinal.

Beberapa faktor mental yang dapat menentukan pertandingan:

  • Kemampuan melupakan kekalahan semifinal.
  • Keinginan menutup turnamen dengan kemenangan.
  • Motivasi pemain pelapis yang mendapat kesempatan.
  • Kondisi fisik setelah menjalani jadwal panjang.
  • Respons kedua pelatih terhadap kegagalan mencapai final.

Prancis Gagal Bendung Dominasi Spanyol

Prancis memasuki semifinal sebagai salah satu kandidat kuat juara. Mereka memiliki lini serang cepat dan pertahanan yang sebelumnya tampil sangat solid.

Namun menghadapi Spanyol, Les Bleus kesulitan mendapatkan kontrol permainan. La Roja mampu mendominasi lini tengah dan menekan Prancis agar tidak nyaman membangun serangan.

Kekalahan 0-2 menjadi hasil yang mengecewakan karena Prancis tidak mampu mencetak gol. Padahal sebelum semifinal, mereka mencatat kemenangan atas Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay, dan Maroko.

Beberapa persoalan Prancis saat menghadapi Spanyol:

  • Kesulitan merebut kendali lini tengah.
  • Serangan terlalu bergantung pada kecepatan individu.
  • Minim peluang bersih di kotak penalti.
  • Tidak efektif ketika menghadapi pertahanan terorganisasi.
  • Gagal mengubah tempo setelah tertinggal.

Didier Deschamps kini perlu menentukan apakah tetap memainkan kekuatan terbaik atau memberi kesempatan kepada pemain yang jarang tampil.

Inggris Tersingkir setelah Kalah dari Argentina

Inggris datang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Norwegia. Namun Argentina tampil lebih efektif dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.

The Three Lions sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Mereka memiliki kualitas di lini tengah dan sejumlah pemain yang bisa menentukan pertandingan secara individu.

Namun Argentina lebih matang dalam mengelola momen penting. La Albiceleste mampu memanfaatkan peluang dan menjaga keunggulan hingga akhir laga.

Kekalahan tersebut kembali menunda impian Inggris untuk mencapai final Piala Dunia. Mereka kini harus mengalihkan fokus kepada pertandingan France vs England.

Beberapa pekerjaan rumah Inggris:

  • Memperbaiki konsentrasi pertahanan.
  • Meningkatkan pelayanan kepada Harry Kane.
  • Mengurangi ketergantungan kepada Jude Bellingham.
  • Menjaga keseimbangan ketika menyerang.
  • Lebih efektif memanfaatkan peluang.

Ancaman Rotasi Pemain dalam France vs England

Rotasi pemain menjadi salah satu faktor terbesar dalam laga perebutan tempat ketiga. Jadwal panjang dan kekecewaan semifinal dapat mendorong kedua pelatih melakukan banyak perubahan.

Didier Deschamps berpeluang memberi kesempatan kepada pemain muda atau pemain yang lebih segar. William Saliba dilaporkan mengalami masalah punggung setelah semifinal dan berpotensi absen, meskipun keputusan akhir tetap bergantung pada pemeriksaan tim medis.

Thomas Tuchel juga dapat mengistirahatkan beberapa pemain inti. Inggris telah menjalani pertandingan ketat pada fase gugur, termasuk laga yang berlanjut ke extra time melawan Norwegia.

Potensi rotasi bisa membuat pertandingan lebih terbuka karena:

  • Pemain pelapis ingin membuktikan kualitas.
  • Koordinasi pertahanan mungkin tidak sebaik biasanya.
  • Kedua tim bisa bermain tanpa tekanan sebesar semifinal.
  • Pemain muda cenderung tampil lebih agresif.
  • Struktur permainan dapat berubah akibat pergantian personel.

Susunan pemain resmi baru akan diumumkan sekitar satu jam sebelum pertandingan.

Duel Kylian Mbappe dan Harry Kane

France vs England tetap menarik karena berpotensi mempertemukan Kylian Mbappe dan Harry Kane. Kedua pemain menjadi simbol utama lini serang negaranya.

Mbappe memiliki kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan kemampuan menyelesaikan peluang dari berbagai posisi. Inggris harus menghindari memberikan ruang luas di belakang garis pertahanan.

Kane memiliki karakter berbeda. Ia unggul dalam penyelesaian akhir, permainan udara, dan kemampuan turun untuk membantu pembangunan serangan.

Duel keduanya tidak hanya berkaitan dengan gol. Mereka juga memegang peran penting dalam menentukan ritme serta kepercayaan diri tim.

Namun partisipasi penuh kedua pemain belum pasti karena pelatih mungkin mempertimbangkan rotasi. Perebutan tempat ketiga juga sering menjadi kesempatan bagi pemain pelapis untuk tampil sejak menit pertama.

Jude Bellingham Bisa Menjadi Pembeda

Jude Bellingham merupakan salah satu pemain Inggris yang paling berpengaruh sepanjang Piala Dunia 2026. Pergerakannya dari lini kedua memberi The Three Lions ancaman tambahan.

Prancis harus membatasi ruang Bellingham di depan kotak penalti. Jika ia bebas menerima bola, gelandang tersebut bisa menciptakan peluang, melepaskan tembakan, atau masuk ke kotak penalti sebagai pencetak gol.

Inggris juga membutuhkan kreativitas Bellingham ketika menghadapi lini tengah Prancis. Ia dapat membantu tim keluar dari tekanan dan mempercepat transisi menyerang.

Namun kondisi fisik menjadi pertimbangan. Bellingham telah menjalani menit bermain tinggi, sehingga Tuchel bisa saja mengurangi durasi penampilannya.

Analisis Taktik France vs England

Prancis kemungkinan tetap menggunakan bentuk dasar 4-2-3-1 atau variasi 4-3-3. Mereka akan mencoba memanfaatkan kecepatan pemain sayap dan menyerang ruang di belakang bek Inggris.

Inggris juga terbiasa bermain dengan 4-2-3-1. Tuchel mengandalkan keseimbangan dua gelandang tengah, kreativitas Bellingham, serta pergerakan pemain sayap di sekitar Kane.

Kekuatan Prancis

  • Memiliki penyerang dengan kecepatan tinggi.
  • Berbahaya dalam transisi.
  • Kualitas individu merata.
  • Mampu menyerang dari kedua sisi.
  • Punya pengalaman besar di pertandingan Piala Dunia.

Kelemahan Prancis

  • Kesulitan ketika lawan mengontrol lini tengah.
  • Serangan kadang terlalu bergantung kepada Mbappe.
  • Kondisi beberapa pemain belum sepenuhnya ideal.
  • Berpotensi melakukan banyak rotasi.
  • Baru mengalami kekalahan yang menguras mental.

Kekuatan Inggris

  • Kedalaman skuad sangat baik.
  • Unggul dalam duel udara dan bola mati.
  • Memiliki Kane dan Bellingham.
  • Banyak pilihan pemain sayap.
  • Mampu bangkit dalam pertandingan sulit.

Kelemahan Inggris

  • Pertahanan belum selalu konsisten.
  • Pelayanan kepada Kane sering tidak maksimal.
  • Kerap kehilangan keseimbangan saat menyerang.
  • Baru mengalami kekalahan emosional dari Argentina.
  • Beberapa pemain berpotensi mengalami kelelahan.

Rekor Pertemuan dan Memori Piala Dunia 2022

Pertemuan terakhir Prancis dan Inggris di Piala Dunia terjadi pada perempat final edisi 2022. Prancis menang 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Hasil tersebut memberi Les Bleus keunggulan psikologis, tetapi kondisi kedua tim sekarang berbeda. Inggris telah mengalami perubahan di bawah Thomas Tuchel, sedangkan Prancis juga membawa komposisi dan tantangan baru.

Pertandingan perebutan tempat ketiga memiliki karakter berbeda dari laga eliminasi langsung. Kedua tim tidak lagi menghadapi ancaman tersingkir, sehingga permainan berpotensi lebih terbuka.

Arti Penting Perebutan Posisi Ketiga

Sebagian kalangan menganggap pertandingan perebutan tempat ketiga kurang penting. Kritik bahkan muncul karena laga tersebut digelar hanya beberapa hari setelah kedua tim mengalami kekalahan semifinal.

Namun pertandingan tetap memiliki nilai kompetitif:

  • Menentukan peringkat akhir turnamen.
  • Mempengaruhi poin peringkat FIFA.
  • Memberi kesempatan meraih medali.
  • Menjadi panggung bagi pemain pelapis.
  • Menawarkan momentum positif sebelum kompetisi berikutnya.

Bagi Inggris, kemenangan akan menghasilkan pencapaian Piala Dunia terbaik sejak gelar 1966. The Three Lions sebelumnya dua kali tampil dalam perebutan tempat ketiga, tetapi selalu kalah, yakni dari Italia pada 1990 dan Belgia pada 2018.

Perkiraan Susunan Pemain Prancis

Prancis, 4-2-3-1:

Mike Maignan; Jules Koundé, Ibrahima Konaté, Lucas Hernández, Theo Hernández; Manu Koné, Warren Zaïre-Emery; Rayan Cherki, Michael Olise, Désiré Doué; Kylian Mbappe.

Deschamps dapat mengubah beberapa posisi jika ingin mengistirahatkan pemain utama. Kondisi William Saliba menjadi salah satu hal yang perlu dipantau.

Perkiraan Susunan Pemain Inggris

Inggris, 4-2-3-1:

Jordan Pickford; Trent Alexander-Arnold, John Stones, Marc Guéhi, Nico O’Reilly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Tuchel juga bisa memberi kesempatan kepada pemain yang jarang menjadi starter. Susunan ini masih berupa perkiraan dan bisa berubah menjelang kick-off.

Prediksi France vs England

France vs England berpotensi menghasilkan pertandingan terbuka. Kedua tim memiliki kualitas serangan besar, sementara perubahan susunan pemain dapat mengurangi stabilitas pertahanan.

Prancis unggul dalam kecepatan dan transisi. Inggris memiliki kekuatan bola mati, kedalaman skuad, serta pemain tengah yang mampu mencetak gol.

Motivasi akan menjadi pembeda terbesar. Tim yang mampu lebih cepat melupakan kekalahan semifinal kemungkinan memiliki peluang lebih baik.

Prediksi skor: France 2-1 England.

Prancis sedikit lebih diunggulkan karena memiliki banyak opsi serangan dan kemampuan memanfaatkan ruang. Namun rotasi pemain membuat hasil pertandingan tetap sulit dipastikan.

Kesimpulan

France vs England menjadi duel perebutan posisi ketiga Piala Dunia 2026. Prancis masuk ke pertandingan setelah kalah 0-2 dari Spanyol, sedangkan Inggris takluk 1-2 dari Argentina.

Pertandingan akan berlangsung di Miami Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB. Kedua pelatih berpotensi melakukan rotasi karena kondisi fisik dan mental pemain setelah semifinal.

Walaupun gagal mencapai final, Prancis dan Inggris masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan kemenangan. Gengsi, medali perunggu, serta kebanggaan nasional akan membuat laga ini tetap menarik.

Prediksi akhir: France 2-1 England.

Pantau terus Incaberita untuk mendapatkan susunan pemain resmi, hasil pertandingan, dan berita terbaru Piala Dunia 2026.

Baca juga konten dengan artikel liga favoritmu hanya di  Piala Dunia 2026

Author