Mei 31, 2026

INCABERITA Olahraga

Portal Berita Olahraga Terkini dan Terpercaya

Mantan Pelatih MU Masuk Radar AC Milan, Rangnick Dibidik Jadi Direktur Olahraga Usai Allegri Resmi Tinggalkan San Siro

Allegri Pergi, AC Milan Langsung Terbang Lintas Negara Kejar Mantan Pelatih MU dan Iraola untuk Bangun Ulang Rossoneri

JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – Mantan pelatih MU Ralf Rangnick kini masuk radar AC Milan sebagai kandidat kuat untuk posisi Direktur Olahraga usai Massimiliano Allegri resmi meninggalkan San Siro. Gerry Cardinale bersama Zlatan Ibrahimovic sudah terbang langsung ke Wina untuk mengadakan pembicaraan serius dengan pelatih timnas Austria itu. Langkah agresif manajemen Milan ini menandai dimulainya era baru yang ambisius di San Siro musim panas 2026.

Mantan pelatih MU yang dimaksud adalah Ralf Rangnick yang pernah menukangi Manchester United pada musim 2021-2022. Meski masa tugasnya di Old Trafford berakhir dengan banyak kritikan, Rangnick berhasil memulihkan reputasinya bersama timnas Austria. Ia sukses membawa Die Mannschaft ke putaran final Euro 2024 dan Piala Dunia — pencapaian yang mengangkat namanya kembali ke radar klub-klub besar Eropa.

Kepergian Allegri dari AC Milan membuka babak baru yang penuh ketidakpastian sekaligus peluang bagi Rossoneri. Manajemen tidak membuang waktu dan langsung bergerak cepat mencari sosok-sosok terbaik untuk mengisi kekosongan yang ada. Struktur kepemimpinan baru Milan kini menjadi salah satu proyek paling dinantikan di bursa transfer musim panas 2026.

Mantan Pelatih MU Rangnick Dibidik untuk Posisi Direktur Olahraga

Mantan Pelatih MU Masuk Radar AC Milan, Rangnick Dibidik Jadi Direktur Olahraga Usai Allegri Resmi Tinggalkan San Siro

Sumber gambar : bola.net

Mantan pelatih MU Rangnick masuk radar Milan bukan untuk kursi pelatih kepala melainkan untuk posisi yang jauh lebih strategis. Cardinale dan Ibrahimovic menilai karakter kepemimpinan dan kejelian Rangnick dalam membangun sistem sepak bola modern sangat cocok untuk jabatan Direktur Olahraga AC Milan. Milan menyebut pembicaraan di Wina itu sebagai pertemuan serius yang mencerminkan kesungguhan mereka mengamankan target.

Rangnick dikenal sebagai salah satu arsitek terbaik dalam membangun struktur klub secara menyeluruh. Rekam jejaknya di RB Leipzig dan RB Salzburg membuktikan kemampuannya merancang sistem rekrutmen dan pengembangan pemain berkelanjutan. Pengalaman itulah yang membuat Milan tertarik membawa visinya ke San Siro untuk membangun fondasi jangka panjang.

Selain Rangnick, manajemen Milan juga mempertimbangkan nama lain untuk posisi Direktur Olahraga. Mantan CEO Liverpool Ian Ayre dan mantan kepala rekrutmen Atalanta Lee Congerton turut masuk radar pencarian. Namun nama mantan pelatih MU itu tetap menjadi kandidat paling menonjol berdasarkan laporan terkini media Italia.

Andoni Iraola Jadi Prioritas Utama Kursi Pelatih Kepala AC Milan

Sementara Rangnick Milan bidik untuk jabatan Direktur Olahraga, posisi pelatih kepala mengarah ke sosok yang berbeda. Andoni Iraola — mantan pelatih Bournemouth yang sukses membawa tim promosi itu ke Liga Europa — menjadi prioritas utama manajemen Rossoneri untuk musim 2026-2027. Gazzetta dello Sport dan Sky Sport Italia melaporkan pertemuan kedua Milan dan Iraola berlangsung di London pada 27 Mei 2026.

Milan memulai pendekatan resmi terhadap Iraola sejak 15 Mei lalu. Cardinale bersama Ibrahimovic dan penasihat klub Massimo Calvelli terbang ke London untuk menyampaikan ketertarikan mereka langsung kepada sang pelatih. Milan bergerak agresif demi memagari Iraola dari kejaran Crystal Palace yang juga berminat mendatangkan pelatih asal Spanyol itu.

Zlatan Ibrahimovic mencari sosok pelatih berkarakter mirip Cesc Fabregas di Como 1907. Iraola memenuhi kriteria itu dengan sistem pressing intensif dan pendekatan modern yang ia terapkan bersama Bournemouth. Nama Xavi Hernandez, Van Bommel, Thiago Motta, Italiano, dan Palladino juga masuk daftar alternatif namun Iraola tetap pilihan nomor satu.

Pochettino Juga Masuk Radar, Dua Mantan Pelatih MU Sekaligus Dikaitkan Milan

Yang membuat situasi ini semakin menarik adalah munculnya nama mantan pelatih MU kedua dalam bursa pelatih AC Milan. Mauricio Pochettino yang saat ini melatih timnas Amerika Serikat juga masuk daftar kandidat pengganti Allegri. Kontrak Pochettino dengan USSF berakhir setelah Piala Dunia 2026, membuka peluang kepindahannya ke klub baru musim panas ini.

Pochettino memiliki rekam jejak jauh lebih panjang dari Rangnick di level kepelatihan klub top Eropa. Ia pernah membawa Tottenham ke final Liga Champions 2019 dan melatih PSG sebelum bergabung dengan USSF. Pengalaman menangani pemain bintang menjadikan Pochettino kandidat sangat menarik bagi manajemen Milan.

Dengan dua mantan pelatih MU sekaligus masuk radar AC Milan, situasi di San Siro musim panas ini benar-benar penuh kejutan. Rangnick untuk Direktur Olahraga dan Pochettino sebagai alternatif pelatih kepala jika Iraola gagal Milan raih menjadi skenario yang sangat mungkin terjadi. Seluruh mata kini tertuju ke Milan untuk melihat siapa yang akhirnya manajemen Rossoneri pilih.

Dampak Perombakan Besar AC Milan bagi Kompetisi Serie A

Perombakan total yang AC Milan lakukan pasca kepergian Allegri bukan sekadar pergantian pelatih biasa. Ini adalah revolusi menyeluruh yang mencakup struktur manajemen, direktur olahraga, hingga filosofi permainan yang akan diterapkan musim depan. Langkah berani Cardinale mencerminkan ambisi besar untuk mengembalikan Milan sebagai kekuatan utama tidak hanya di Serie A tetapi juga di pentas Eropa.

Kehadiran mantan pelatih MU Rangnick sebagai Direktur Olahraga berpotensi mengubah cara Milan beroperasi di pasar transfer. Gaya Rangnick yang mengandalkan data analitik dan pengembangan pemain muda bisa membawa angin segar bagi Rossoneri yang selama ini kerap kesulitan di bursa transfer. Kombinasi visi Rangnick di belakang layar dan tangan dingin Iraola di lapangan bisa menjadi formula menarik bagi Milan.

Bagi Serie A secara keseluruhan, kebangkitan AC Milan akan semakin memperketat persaingan di papan atas liga. Inter Milan yang hampir memastikan Scudetto musim ini tentu tidak akan membiarkan pesaing terbesarnya membangun tim sekuat mungkin tanpa respons. Musim 2026-2027 berpotensi menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam sejarah Serie A beberapa tahun terakhir.

Kesimpulan

Mantan pelatih MU Ralf Rangnick menjadi salah satu nama paling mengejutkan yang muncul dalam proyek besar AC Milan musim panas 2026. Cardinale dan Ibrahimovic bergerak cepat dan berani dengan terbang langsung ke Wina demi mengamankan sosok yang tepat untuk jabatan Direktur Olahraga. Bersama Iraola sebagai kandidat pelatih kepala dan Pochettino sebagai alternatif, Milan siap membangun era baru yang ambisius di San Siro.

Pantau terus Incaberita untuk mendapatkan perkembangan terbaru seputar bursa pelatih AC Milan dan dinamika transfer Serie A musim panas 2026.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Liga Italia

Author