Agustus 24, 2026

INCABERITA Olahraga

Portal Berita Olahraga Terkini dan Terpercaya

Persib Vs Persebaya, Bajul Ijo Menang Lewat Drama Penalti, Piala Presiden 2026 Bergejolak

Persib Vs Persebaya

JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id —  Pertandingan Persib Vs Persebaya menjadi panggung penuh ketegangan dalam final Piala Presiden 2026. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), kedua kesebelasan harus melewati pertandingan panjang sebelum pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Persib Bandung dan Persebaya Surabaya sama-sama menunjukkan ambisi besar sejak pertandingan dimulai. Pertarungan berlangsung sengit dengan jual beli serangan yang membuat final sulit diprediksi. Tidak ada tim yang mampu menciptakan jarak aman hingga waktu normal berakhir.

Skor 1-1 yang tercipta sejak babak pertama bahkan tidak berubah setelah pertandingan memasuki extra time. Kondisi tersebut membuat perebutan trofi harus ditentukan melalui adu penalti, fase yang menguji ketenangan setiap pemain sekaligus kemampuan penjaga gawang.

Persebaya akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor penalti 6-5. Hasil tersebut terasa semakin istimewa karena membawa klub berjuluk Bajul Ijo mencatatkan keberhasilan pertama mereka menjadi kampiun Piala Presiden.

Sananta Membuka Pesta sebelum Persib Membalas Cepat

Persib sebenarnya mampu memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Maung Bandung mencoba mengambil kendali permainan dan memaksa lini pertahanan Persebaya bekerja keras. Namun, Bajul Ijo tidak hanya bertahan karena mereka beberapa kali melancarkan serangan balik berbahaya.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-20. Ramadhan Sananta berhasil memanfaatkan umpan Rachmat Irianto yang datang dari sisi kiri pertahanan Persib. Kesempatan tersebut diselesaikan dengan baik sehingga Persebaya lebih dahulu memimpin pertandingan.

Keunggulan Bajul Ijo ternyata hanya berlangsung sekitar lima menit. Persib memberikan respons cepat melalui skema serangan yang berujung pada Patricio Matricardi. Berawal dari tandukan Uilliam Barros, bola kemudian berhasil dimaksimalkan Matricardi untuk membuat kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-25.

Dua gol dalam waktu berdekatan membuat tensi pertandingan meningkat. Persib kembali berusaha membangun serangan, sementara Persebaya tidak kehilangan keberanian untuk memberikan ancaman. Kendati demikian, skor 1-1 tetap bertahan sampai turun minum.

Babak Kedua Memanas tetapi Gol Tak Kunjung Datang

Selepas jeda, duel Persib Vs Persebaya kembali berlangsung dengan intensitas tinggi. Kedua pelatih berusaha meningkatkan kekuatan serangan melalui perubahan komposisi pemain. Pertandingan pun semakin terbuka karena masing-masing kubu tidak ingin membiarkan final ditentukan oleh keberuntungan.

Persebaya memperoleh salah satu kesempatan berbahaya melalui Yuran Fernandes. Tandukan pemain Bajul Ijo tersebut mengarah ke area gawang, tetapi Adam Alis berada pada posisi tepat untuk menghalau bola sebelum menghasilkan gol.

Persib Vs Persebaya

Sumber Gambar : CNN Indonesia

Persib juga berusaha menemukan ruang untuk membongkar pertahanan lawannya. Namun, disiplin lini belakang Persebaya membuat sejumlah upaya Maung Bandung tidak menghasilkan gol kedua. Situasi serupa dialami Bajul Ijo ketika mencoba mencari celah di pertahanan Persib.

Waktu normal akhirnya selesai tanpa perubahan skor. Kedudukan 1-1 memaksa pertandingan berlanjut menuju extra time. Dua tim yang sudah menguras banyak energi masih harus bertarung untuk menentukan siapa yang berhak membawa pulang trofi.

Extra Time Belum Cukup Menentukan Sang Juara

Memasuki babak tambahan waktu, faktor kebugaran mulai menjadi tantangan bagi kedua kesebelasan. Persib dan Persebaya tetap berusaha menyerang, tetapi permainan harus dilakukan dengan lebih berhati-hati karena satu kesalahan kecil dapat menentukan nasib mereka di partai final.

Pertahanan menjadi semakin penting ketika pertandingan mendekati penghujung. Setiap serangan berusaha dihentikan sebelum berkembang menjadi peluang matang. Ruang permainan yang semakin terbatas membuat gol kemenangan sulit ditemukan.

Persebaya maupun Persib tidak mampu memecahkan kebuntuan selama extra time. Skor 1-1 tetap terpampang setelah seluruh rangkaian permainan terbuka selesai. Final pun memasuki fase yang sering menjadi ujian mental terbesar bagi pemain, yakni adu penalti.

Seluruh perhatian kemudian tertuju kepada para eksekutor dan penjaga gawang. Tidak lagi sekadar persoalan taktik, ketenangan dalam mengambil keputusan menjadi senjata utama. Satu penyelamatan atau kegagalan tendangan dapat mengubah arah perebutan gelar dalam hitungan detik.

Reza Arya Menjadi Tembok dalam Adu Penalti

Drama langsung muncul ketika eksekutor pertama Persib, Uilliam Barros, gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya berhasil dihentikan Reza Arya. Penyelamatan tersebut memberi Persebaya momentum penting dalam persaingan menuju trofi.

Persib belum menyerah. Fitrah Maulana membalas dengan menggagalkan sepakan Yuran Fernandes. Adu penalti pun kembali berlangsung menegangkan karena kedua penjaga gawang sama-sama memperlihatkan kemampuan mereka dalam membaca arah tendangan lawan.

Momen penentu kemudian hadir pada rangkaian tendangan ketujuh. Reza Arya kembali mengambil peran besar ketika mampu mementahkan eksekusi Hamra Hehanusa. Penyelamatan tersebut membuka kesempatan bagi Persebaya untuk segera mengunci kemenangan.

Gledson yang menjadi eksekutor ketujuh Bajul Ijo akhirnya menyelesaikan tugas dengan sempurna. Ia berhasil menaklukkan Fitrah Maulana dan memastikan Persebaya memenangi adu penalti dengan skor 6-5. Ledakan kegembiraan kubu Bajul Ijo pun menjadi penutup dari final yang berjalan panjang.

Malam Bersejarah yang Mengubah Cerita Bajul Ijo

Kemenangan dalam laga Persib Vs Persebaya menghadirkan catatan istimewa bagi klub asal Surabaya tersebut. Untuk pertama kalinya, Persebaya berhasil menempatkan namanya sebagai juara Piala Presiden setelah melewati pertarungan sengit melawan Persib.

Reza Arya menjadi salah satu figur penting dalam keberhasilan tersebut. Penyelamatannya dalam adu penalti, khususnya ketika menggagalkan eksekusi penentu Persib, memberikan jalan bagi Gledson untuk mengakhiri pertandingan dan membawa Bajul Ijo menuju tangga juara.

Bagi Persib, hasil ini tentu menjadi akhir yang pahit setelah mampu bertahan sepanjang waktu normal dan extra time. Maung Bandung memberikan perlawanan hingga fase terakhir, tetapi adu penalti akhirnya menjadi pembeda dalam perebutan gelar.

Final Piala Presiden 2026 pun ditutup dengan cerita yang sulit dilupakan. Dari gol cepat Sananta dan balasan Matricardi hingga aksi Reza Arya di bawah mistar, pertandingan ini menyajikan drama lengkap. Persebaya pulang membawa trofi, sedangkan duel melawan Persib meninggalkan salah satu cerita paling menarik dalam perjalanan Piala Presiden 2026.

Baca juga konten dengan artikel liga favoritmu hanya di  Sepakbola

Simak berita mendalam lainnya mengenai Skuad Indonesia Vs Singapura, Laga Penentuan Garuda Menuju Semifinal Piala AFF 2026

Author