Juni 5, 2026

INCABERITA Olahraga

Portal Berita Olahraga Terkini dan Terpercaya

Indonesia vs Myanmar 3-0: Pertandingan 01 Juni 2026 Arkhan Kaka Buka Gol dan Dimas Adi Cetak Brace, Garuda Muda Langsung Tempel Vietnam di Puncak Grup A

JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – Indonesia vs Myanmar di laga perdana Piala AFF U19 2026 berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-0 untuk Garuda Muda. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Senin 1 Juni 2026 malam WIB. Arkhan Kaka membuka keunggulan di babak pertama sebelum Dimas Adi menutup laga dengan brace gemilang di babak kedua.

Indonesia vs Myanmar ini menjadi pembuktian awal Timnas U19 Indonesia sebagai juara bertahan Piala AFF U19 yang tidak mau basa-basi. Skuad asuhan Nova Arianto tampil percaya diri di depan ribuan pendukung yang memadati stadion kebanggaan Sumatera Utara. Dukungan penonton tuan rumah menjadi energi tambahan yang membuat para pemain tampil lepas dan agresif sejak peluit pertama berbunyi.

Kemenangan ini menempatkan Indonesia sejajar dengan Vietnam di puncak klasemen sementara Grup A dengan tiga poin. Vietnam lebih dulu meraih tiga poin setelah mengalahkan Timor Leste 3-0 sore harinya. Persaingan antara dua tim kuat ini diprediksi akan menjadi penentu siapa yang keluar sebagai juara grup di akhir fase grup.

Indonesia vs Myanmar: Arkhan Kaka Pecahkan Kebuntuan di Menit 38

Indonesia vs Myanmar 3-0: Arkhan Kaka Buka Gol dan Dimas Adi Cetak Brace, Garuda Muda Langsung Tempel Vietnam di Puncak Grup A

Sumber gambar : bola.kompas.com

Indonesia vs Myanmar tidak berjalan semudah yang banyak pihak perkirakan di babak pertama. Nova Arianto menurunkan skema 3-4-3 dengan Dafa Al Gasemi sebagai kiper utama. Trisula maut di lini depan diisi Reno Salampessy, Arkhan Kaka, dan Theodore Evan yang bertugas menekan pertahanan Myanmar sejak awal.

Garuda Muda memang langsung mengambil inisiatif namun Myanmar tampil lebih terorganisir dari yang diharapkan. Peluang awal datang di menit ke-2 lewat tembakan Reno Salampessy yang masih melebar. Tembakan jarak jauh Zinadein Ardyansyah di menit ke-15 juga belum menemui sasaran karena penjaga gawang Myanmar, Sai Khant Min Nyo, sudah mengantisipasi dengan baik.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-38. Reno Salampessy mengirimkan umpan lambung akurat ke jantung pertahanan Myanmar dan Arkhan Kaka menyambut dengan sundulan tajam. Bek Myanmar berusaha menghalau namun Arkhan tetap berhasil mencocol bola ke dalam gawang meski dalam kawalan ketat. Stadion Utama Sumatera Utara langsung meledak menyambut gol pembuka sang kapten.

Ancaman Myanmar dan Soliditas Pertahanan Garuda Muda

Meski tertinggal, Myanmar tidak langsung menyerah dan mencoba menekan pertahanan Indonesia menjelang turun minum. Thura Min Thant mencoba membalas lewat tendangan bebas berbahaya yang hampir menyamakan kedudukan. Beruntung bola hasil eksekusinya masih melayang tipis di atas mistar gawang Dafa Al Gasemi dan skor 1-0 bertahan hingga peluit babak pertama berbunyi.

Memasuki babak kedua, Myanmar mulai berani keluar menyerang dan mengembangkan pola permainan untuk mengejar ketertinggalan. Intensitas pertandingan tetap tinggi dengan kedua tim saling melancarkan serangan bergantian. Indonesia sempat kesulitan memperlebar jarak di menit-menit awal babak kedua karena lini pertahanan Myanmar yang kembali terkonsolidasi.

Namun barisan pertahanan Garuda Muda yang dipimpin Fabio Azkairawan, I Putu Panji, dan Al Gazani Dwi Sugandi tampil sangat solid dan disiplin. Setiap serangan balik Myanmar berhasil mereka padamkan sebelum berubah menjadi ancaman nyata. Kiper Dafa Al Gasemi juga tampil tenang dan sigap menangani bola-bola panjang yang Myanmar kirimkan ke area penalti.

Dimas Adi Cetak Brace, Indonesia vs Myanmar Berakhir Sempurna

Babak kedua akhirnya memberi momentum yang Garuda Muda butuhkan di menit ke-79. Dimas Adi melakukan pressing intensif terhadap kiper Myanmar Sai Khant Min Nyo yang sedang memegang bola. Kiper tuan rumah — maksudnya kiper Myanmar — gagal membuang bola dengan aman dan bola justru membentur badan Dimas. Tanpa ragu ia langsung menyambar bola pantulan ke gawang yang sudah kosong untuk mencetak gol kedua Indonesia.

Tujuh menit kemudian Dimas kembali menjadi algojo yang menentukan. Ia menerima bola dengan bebas di kotak penalti Myanmar dan dengan ketenangan luar biasa mengarahkan tembakan ke sisi kiri gawang yang tidak bisa Sai Khant jangkau. Gol menit ke-86 itu sekaligus menutup pertandingan Indonesia vs Myanmar dengan skor telak 3-0 dan memastikan tiga poin penuh untuk Garuda Muda.

Dimas Adi tampil sebagai pahlawan tak terduga malam itu dengan dua gol berkualitas dari situasi yang berbeda. Nova Arianto langsung memuji penampilan seluruh timnya usai pertandingan. Ia menyebut kemenangan ini sebagai modal berharga namun menegaskan timnya harus tetap fokus dan tidak terlena karena laga-laga berikutnya tidak akan lebih mudah dari malam ini.

Dampak Kemenangan Indonesia vs Myanmar bagi Klasemen Grup A

Kemenangan Indonesia vs Myanmar membawa Garuda Muda ke posisi yang sangat menjanjikan di awal turnamen. Indonesia kini mengoleksi tiga poin dari satu laga dan berada di posisi kedua klasemen Grup A berdasarkan selisih gol di bawah Vietnam. Kedua tim sama-sama mencetak tiga gol dan tidak kebobolan di laga perdana masing-masing.

Persaingan antara Indonesia dan Vietnam untuk memperebutkan posisi pertama Grup A sudah panas sejak hari pertama turnamen. Jika kedua tim terus menang di laga berikutnya, pertemuan langsung antara Indonesia dan Vietnam akan menjadi laga penentu siapa yang keluar sebagai juara grup. Rivalitas klasik dua negara ASEAN ini selalu menjadi laga paling ditunggu di setiap edisi Piala AFF.

Laga berikutnya Timnas U19 Indonesia adalah melawan Timor Leste pada Kamis 4 Juni 2026. Timor Leste sudah menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam di laga perdana mereka sehingga menjadi lawan yang lebih terjangkau bagi Garuda Muda. Nova Arianto tentu berharap timnya bisa kembali meraih tiga poin untuk memperkuat posisi di puncak Grup A sebelum menghadapi laga-laga yang lebih berat.

Kesimpulan

Indonesia vs Myanmar berakhir dengan kemenangan sempurna 3-0 yang menjadi modal kepercayaan diri luar biasa bagi Garuda Muda di Piala AFF U19 2026. Arkhan Kaka tampil sebagai pemimpin sejati di lini depan sementara Dimas Adi membuktikan diri sebagai senjata ampuh Nova Arianto dari bangku cadangan. Indonesia kini melangkah mantap sebagai salah satu kandidat terkuat meraih gelar juara untuk mempertahankan trofi yang sudah mereka genggam sejak 2024.

Pantau terus Incaberita untuk mendapatkan hasil pertandingan terbaru dan analisis lengkap Piala AFF U19 2026.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Sepakbola

Author