Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol Inggris di Piala Dunia 2026
JAKARTA, olahraga.incaberita.co.id – Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol pemain Inggris dalam satu edisi Piala Dunia setelah tampil dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis. Gelandang Real Madrid tersebut mencetak gol ketujuhnya pada Piala Dunia 2026 sekaligus melewati catatan Gary Lineker dan Harry Kane. Bellingham menciptakan rekor itu ketika Inggris mengalahkan Prancis dengan skor dramatis 6-4. Pertandingan berlangsung di Miami Stadium pada 18 Juli 2026 waktu setempat atau 19 Juli 2026 waktu Indonesia. Gol Bellingham lahir pada masa tambahan waktu babak kedua. Ia membawa bola melewati pertahanan Prancis sebelum menyelesaikan peluang tersebut dan memastikan kemenangan Inggris.
Tambahan satu gol itu membawa koleksi Bellingham menjadi tujuh sepanjang turnamen. Tidak ada pemain tim nasional Inggris sebelumnya yang mampu mencapai jumlah tersebut dalam satu edisi Piala Dunia. Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena Bellingham berposisi sebagai gelandang. Ia tidak hanya menjalankan peran dalam membangun permainan, tetapi juga menjadi salah satu sumber gol utama The Three Lions sepanjang turnamen.
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol saat Inggris Kalahkan Prancis

Sumber gambar : sport.detik.com
Pertandingan antara Prancis dan Inggris menghasilkan salah satu duel paling menghibur pada Piala Dunia 2026. Kedua tim harus tampil dalam laga perebutan medali perunggu setelah gagal melewati semifinal. Inggris sebelumnya tersingkir setelah menghadapi Argentina, sedangkan Prancis gagal melangkah ke final setelah kalah dari Spanyol. Meski tidak lagi memperebutkan trofi utama, kedua tim tetap memainkan pertandingan dengan intensitas tinggi.
The Three Lions langsung mengambil kendali dan mencetak empat gol pada babak pertama. Bukayo Saka menjadi tokoh utama dengan torehan hat-trick, sementara Declan Rice dan Ezri Konsa turut mencatatkan nama di papan skor. Prancis mencoba bangkit pada babak kedua. Kylian Mbappe dan rekan-rekannya memperkecil ketertinggalan serta memaksa pertahanan Inggris bekerja keras sampai menit terakhir. Ketika Prancis terus memberikan tekanan, Bellingham muncul untuk memastikan kemenangan. Golnya pada masa tambahan waktu mengubah skor menjadi 6-4 sekaligus menutup pertandingan dengan cara yang bersejarah. Kemenangan itu membawa Inggris mengakhiri Piala Dunia 2026 di posisi ketiga. Hasil tersebut juga menjadi pencapaian terbaik The Three Lions sejak menjuarai Piala Dunia 1966.
Rekor Apa yang Dipecahkan Jude Bellingham?
Rekor Bellingham perlu dijelaskan secara tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia bukan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Inggris. Ia juga belum menjadi pencetak gol terbanyak Inggris dalam sejarah seluruh pertandingan Piala Dunia. Rekor yang ia pecahkan secara spesifik adalah jumlah gol terbanyak pemain Inggris dalam satu edisi Piala Dunia.
Sebelum turnamen 2026, catatan tertinggi berjumlah enam gol. Gary Lineker mencetak enam gol pada Piala Dunia 1986 di Meksiko dan meraih penghargaan Sepatu Emas. Harry Kane kemudian menyamai angka tersebut pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Penyerang Inggris itu juga membawa pulang Sepatu Emas setelah mencetak enam gol.
Bellingham lebih dahulu menyamai rekor enam gol setelah mencetak dua gol dalam pertandingan perempat final melawan Norwegia. Ia kemudian mencetak gol ketujuh ketika melawan Prancis dan menjadi pemegang tunggal rekor tersebut. Dengan demikian, pernyataan Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol merujuk pada keberhasilannya melewati catatan Lineker dan Kane dalam satu penyelenggaraan Piala Dunia.
Perjalanan Tujuh Gol Bellingham di Piala Dunia 2026
Bellingham menunjukkan konsistensi sejak fase grup hingga pertandingan terakhir Inggris. Ia tidak hanya mencetak gol dalam satu atau dua laga, tetapi memberikan kontribusi pada beberapa tahap turnamen. Gelandang Real Madrid tersebut membuka koleksinya dengan mencetak gol melawan Kroasia. Ia kembali masuk papan skor ketika Inggris menghadapi Panama dalam fase grup.
Ketajamannya meningkat ketika memasuki fase gugur. Bellingham mencetak dua gol dalam kemenangan Inggris atas Meksiko pada babak 16 besar. Ia kembali memborong dua gol ketika The Three Lions menyingkirkan Norwegia pada perempat final. Dua pertandingan beruntun dengan masing-masing dua gol membuat namanya semakin menonjol dalam persaingan pencetak gol turnamen. Bellingham tidak mencetak gol dalam pertandingan semifinal melawan Argentina. Namun, ia kembali menemukan jalannya menuju gawang ketika Inggris bertemu Prancis.
Berikut perjalanan tujuh gol Bellingham pada Piala Dunia 2026:
- Satu gol melawan Kroasia.
- Satu gol melawan Panama.
- Dua gol melawan Meksiko.
- Dua gol melawan Norwegia.
- Satu gol melawan Prancis.
Rangkaian tersebut memastikan Bellingham menutup turnamen dengan tujuh gol. Federasi Sepak Bola Inggris juga mengonfirmasi bahwa gol melawan Prancis membuatnya menciptakan rekor baru untuk tim senior putra Inggris.
Ketajaman Luar Biasa dari Seorang Gelandang
Pencapaian Bellingham terasa berbeda karena ia bukan penyerang tengah. Inggris tetap memiliki pemain depan seperti Harry Kane, Bukayo Saka, dan sejumlah penyerang lain yang secara alami lebih sering menempati area kotak penalti. Namun, Bellingham mampu memanfaatkan kemampuan membaca ruang dan menentukan waktu pergerakan. Ia sering datang dari lini kedua ketika perhatian pemain bertahan lawan tertuju kepada penyerang Inggris.
Kemampuan tersebut membuat Bellingham sulit dijaga. Lawan tidak bisa hanya mengawasi pergerakannya dari awal karena ia dapat memulai serangan dari lini tengah sebelum masuk ke kotak penalti. Bellingham juga mampu mencetak gol melalui berbagai situasi. Ia dapat menyelesaikan peluang dari jarak dekat, memanfaatkan serangan cepat, melakukan penetrasi individu, atau menyambut umpan dari sisi lapangan.
Peran taktisnya tidak berhenti pada urusan mencetak gol. Ia tetap membantu Inggris menjaga penguasaan bola, menekan lawan, dan menghubungkan lini tengah dengan serangan. Kombinasi antara tanggung jawab seorang gelandang dan produktivitas seorang penyerang membuat performanya di Piala Dunia 2026 semakin mengesankan.
Bellingham Bersinar pada Fase Gugur
Sebagian besar gol Bellingham hadir ketika tekanan turnamen meningkat. Dari tujuh gol yang ia cetak, lima di antaranya lahir dalam pertandingan fase gugur. Ia mencetak dua gol saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar. Bellingham kemudian kembali menghasilkan dua gol ketika Inggris mengalahkan Norwegia dalam pertandingan perempat final.
Pencapaian tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain termuda yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam dua pertandingan fase gugur Piala Dunia secara beruntun. Sebelum Bellingham, pencapaian serupa identik dengan legenda Argentina, Diego Maradona, yang melakukannya pada Piala Dunia 1986. Meski Bellingham merendahkan perbandingan tersebut, catatan itu tetap memperlihatkan besarnya kontribusi sang gelandang.
Ia juga menjadi pemain termuda yang mencapai sepuluh penampilan di Piala Dunia. Bellingham memecahkan rekor Mario Kempes ketika Inggris menghadapi Meksiko pada turnamen 2026. Serangkaian catatan tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Bellingham tidak hanya berasal dari satu pertandingan. Ia tampil konsisten dalam berbagai fase dan situasi pertandingan.
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol Lineker dan Kane
Gary Lineker menciptakan standar tinggi ketika mencetak enam gol pada Piala Dunia 1986. Seluruh gol Inggris dalam perjalanan mereka menuju perempat final hampir selalu melibatkan ketajaman mantan penyerang Leicester City dan Tottenham Hotspur tersebut. Lineker mencetak hat-trick melawan Polandia pada fase grup. Ia kemudian menambah dua gol melawan Paraguay dan satu gol saat Inggris kalah dari Argentina di perempat final.
Catatan enam gol bertahan sebagai rekor tunggal pemain Inggris dalam satu Piala Dunia selama lebih dari tiga dekade. Harry Kane akhirnya menyamai rekor Lineker pada 2018. Kapten Inggris tersebut mencetak dua gol melawan Tunisia, hat-trick menghadapi Panama, dan satu gol dari titik penalti saat bertemu Kolombia.
Delapan tahun kemudian, Bellingham menyamai angka tersebut ketika mencetak dua gol ke gawang Norwegia. Gol melawan Prancis kemudian menempatkannya sendirian di puncak daftar. Kini, urutan pencetak gol terbanyak Inggris dalam satu edisi Piala Dunia menempatkan Bellingham dengan tujuh gol, diikuti Lineker dan Kane dengan masing-masing enam gol.
Tidak Merebut Penalti dari Bukayo Saka
Salah satu momen menarik terjadi sebelum Bellingham mencetak gol ketujuhnya. Inggris mendapatkan kesempatan penalti ketika sedang berusaha menjaga keunggulan atas Prancis. Bellingham sempat memegang bola dan memiliki peluang mengeksekusi penalti tersebut. Apabila mencetak gol, ia dapat langsung memecahkan rekor enam gol milik Lineker dan Kane. Namun, ia memberikan kesempatan itu kepada Bukayo Saka. Penyerang Arsenal tersebut membutuhkan satu gol tambahan untuk menyelesaikan hat-trick.
Saka berhasil menjalankan tugasnya dan mencetak gol ketiganya dalam pertandingan. Keputusan Bellingham menunjukkan bahwa ia lebih mengutamakan kepentingan tim daripada mengejar rekor pribadi. Pada akhirnya, Bellingham tetap menciptakan sejarah melalui gol dari permainan terbuka. Ia mencetak gol individu pada masa tambahan waktu dan memastikan Inggris mengakhiri laga dengan kemenangan. Momen tersebut memberi nilai tambahan pada rekornya. Bellingham tidak membutuhkan tendangan penalti untuk mencapai tujuh gol sepanjang turnamen.
Peran Thomas Tuchel dalam Performa Bellingham
Thomas Tuchel memberikan kebebasan kepada Bellingham untuk bergerak di belakang penyerang. Peran tersebut memungkinkan sang gelandang memanfaatkan ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan. Dalam beberapa pertandingan, Bellingham tampil sebagai gelandang serang. Pada kesempatan lain, ia turun lebih dalam untuk membantu Inggris membangun serangan. Fleksibilitas itu menyulitkan lawan menentukan pemain yang harus menjaganya. Ketika gelandang bertahan mengikuti pergerakannya, ruang dapat terbuka bagi pemain Inggris lainnya.
Sebaliknya, ketika bek memilih bertahan di posisinya, Bellingham mempunyai kesempatan membawa bola dan mendekati kotak penalti. Tuchel juga memaksimalkan energi serta kemampuan menekan yang dimiliki Bellingham. Ia tetap aktif ketika Inggris kehilangan bola dan membantu tim mendapatkan kembali penguasaan. Meski Inggris gagal mencapai final, sistem tersebut berhasil mengeluarkan produktivitas terbaik Bellingham di level internasional.
Dampak Rekor bagi Tim Nasional Inggris
Rekor ini memberikan kabar positif bagi masa depan Inggris. Bellingham baru berusia 23 tahun ketika mencatatkan tujuh gol pada Piala Dunia 2026. Usianya membuat ia masih berpeluang mengikuti beberapa turnamen besar lainnya. Dengan kondisi fisik dan performa yang terjaga, Bellingham dapat terus menambah jumlah penampilan serta golnya.
Inggris juga memperoleh sumber gol dari luar lini depan. Situasi tersebut membantu tim agar tidak selalu bergantung pada Harry Kane atau penyerang tengah lainnya. Kemampuan gelandang mencetak gol sangat penting dalam pertandingan ketat. Lawan biasanya menyiapkan pertahanan khusus untuk menghentikan penyerang, tetapi pergerakan pemain dari lini kedua dapat menciptakan ancaman berbeda.
Bellingham membuktikan bahwa dirinya mampu menjalankan peran tersebut. Ia tidak hanya menjadi pengatur permainan, tetapi juga pemain yang dapat menentukan hasil pertandingan. Rekor tujuh gol memberikan standar baru bagi generasi pemain Inggris berikutnya. Siapa pun yang ingin memecahkannya harus mencetak setidaknya delapan gol dalam satu Piala Dunia.
Dampak Rekor Bellingham bagi Real Madrid
Performa Bellingham bersama Inggris juga membawa kebanggaan bagi Real Madrid. Klub Spanyol tersebut memiliki beberapa pemain yang tampil produktif sepanjang Piala Dunia 2026. Bellingham menyumbangkan tujuh gol untuk Inggris, sementara Kylian Mbappe menjadi sumber gol utama Prancis. Vinicius Junior dan Arda Guler juga memberikan kontribusi bagi negara masing-masing.
Kontribusi para pemain tersebut membantu Real Madrid menciptakan catatan baru sebagai klub dengan jumlah gol pemain terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Bellingham kembali ke Madrid dengan pengalaman dan kepercayaan diri tambahan. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan ketajaman tersebut ketika kembali menjalani kompetisi klub. Namun, padatnya jadwal juga membutuhkan perhatian. Real Madrid harus mengelola kondisi fisiknya setelah Bellingham menjalani turnamen panjang dan tampil dalam berbagai pertandingan berintensitas tinggi.
Apakah Bellingham Menjadi Top Skor Piala Dunia 2026?
Meskipun Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol Inggris, tujuh gol belum otomatis membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak turnamen. Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 melibatkan beberapa pemain dengan produktivitas tinggi. Kylian Mbappe mencetak lebih banyak gol dan menjadi salah satu kandidat utama untuk meraih penghargaan tersebut.
Bellingham tetap menempati posisi penting dalam daftar pencetak gol. Torehan tujuh gol merupakan pencapaian luar biasa, terutama karena ia bermain sebagai gelandang. Karena itu, publik perlu membedakan dua pencapaian. Bellingham memegang rekor Inggris dalam satu edisi Piala Dunia, tetapi penghargaan pencetak gol terbanyak turnamen bergantung pada hasil akhir seluruh pemain setelah pertandingan final selesai. Pencapaian individual tersebut tidak berkurang meskipun ia tidak memenangkan Sepatu Emas. Rekor nasional tetap menempatkan namanya di atas Lineker dan Kane.
Inggris Menutup Turnamen dengan Medali Perunggu
Kemenangan atas Prancis membantu Inggris mengakhiri kekecewaan setelah gagal mencapai final. Tim asuhan Thomas Tuchel menunjukkan respons positif dengan tampil agresif dalam perebutan tempat ketiga. Inggris membangun keunggulan besar sejak babak pertama. Meski Prancis mampu memberikan tekanan setelah jeda, The Three Lions bertahan dan mencetak gol tambahan pada momen penting. Skor 6-4 juga menghasilkan sejumlah catatan pertandingan. Laga tersebut menjadi pertandingan perebutan tempat ketiga dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Bukayo Saka mencetak hat-trick, sementara Bellingham menutup pesta gol Inggris. Kombinasi keduanya memastikan The Three Lions membawa pulang medali perunggu. Posisi ketiga memang bukan target utama Inggris sebelum turnamen. Namun, pencapaian tersebut tetap menunjukkan bahwa tim mampu bertahan sampai tahap akhir kompetisi.
Kesimpulan
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol pemain Inggris dalam satu edisi Piala Dunia setelah mencetak gol ketujuhnya pada turnamen 2026. Gol bersejarah tersebut lahir ketika Inggris mengalahkan Prancis 6-4 dalam perebutan posisi ketiga. Bellingham melewati rekor enam gol yang sebelumnya dipegang Gary Lineker pada Piala Dunia 1986 dan Harry Kane pada 2018. Ia lebih dahulu menyamai catatan tersebut melalui dua gol melawan Norwegia sebelum menciptakan rekor baru saat menghadapi Prancis. Tujuh gol Bellingham terdiri atas satu gol melawan Kroasia, satu menghadapi Panama, dua melawan Meksiko, dua menghadapi Norwegia, dan satu ke gawang Prancis.
Pencapaian itu terasa semakin mengesankan karena Bellingham berposisi sebagai gelandang. Selain mencetak gol, ia tetap memainkan peran penting dalam membangun serangan, menekan lawan, dan menghubungkan berbagai lini permainan Inggris. Pada usia 23 tahun, Bellingham masih memiliki perjalanan panjang bersama tim nasional. Rekor tersebut dapat menjadi awal dari lebih banyak pencapaian besar dalam karier internasionalnya. Keberhasilan Jude Bellingham Pecahkan Rekor Gol juga menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terpenting Inggris. Walaupun The Three Lions gagal mencapai final, kontribusinya membantu tim menutup Piala Dunia 2026 dengan medali perunggu dan sebuah catatan bersejarah.
Baca juga konten dengan artikel liga favoritmu hanya di Piala Dunia 2026
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Juventus Sukses Menikung AS Roma, Zeki Celik Resmi Berlabuh di Turin hingga 2029
